skip to main | skip to sidebar

Business Process Management

  • Entries (RSS)
  • Comments (RSS)
  • Home
  • About Us
  • Archives
  • Contact Us

Jumat, 16 November 2012

Environmentally Friendly Business Processes


business processes is a concern environmentally friendly company based on three principles known as the Triple Bottom Lines, ie Profit (profit), People (society), and the Planet (environment). Business processes are intended to encourage businesses to be more ethical in conducting activities that have no effect or a negative impact on society and the environment, and ultimately the business will be able to survive in a sustainable (sustainability) to obtain the economic benefits to the original purpose of the establishment of a business entity is, without harming the environment in which they run their business.




Kesadaran  tentang  pentingnya  proses bisnis yang ramah lingkungan  semakin berkembang  di  masyarakat.  Ini  menjadi  tren seiring  dengan  semakin  maraknya  kepedulian masyarakat  global  terhadap  produk  yang  ramah lingkungan.  Sehingga Sekarang ini semakin banyak pelaku usaha di sektor swasta yang menjalankan bisnisnya secara berkelanjutan. Bahkan, Indonesia dan masyarakatnya dapat menikmati pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.



Namun di sisi lain,  beberapa perusahaan masih menganggap pelestarian lingkungan dan manajemen risiko sosial sebagai beban dalam biaya operasi mereka dan bukan sebagai peluang bisnis. Bisnis yang merusak lingkungan memang menghasilkan keuntungan, akan tetapi hanya dapat dinikmati dalam waktu yang singkat, sedangkan dampak negatif yang dihasilkan membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk mengembalikan ke kondisi semula.



Ini dapat terlihat dalam permasalahan seperti penggundulan hutan, pelanggaran hak asasi manusia dalam operasi bisnis, kurangnya akses keuangan bagi pengusaha wanita, dan kelangkaan air dan energi.



Dengan situasi lingkungan hidup saat ini, tak ada jalan lain selain mengubah gaya hidup dan memperbaiki sistem produksi dan proses bisnis yang ramah lingkungan. Yaitu bisa dengan menekan cost atau biaya yang dikeluarkan atau upaya efisiensi dalam berbagai aspek tetapi juga tetap memperhatikan lingkungan. Ada beberapa bisnis yang cukup menjanjikan dari sektor bisnis yang ramah lingkungan seperti :




  1. Bisnis recycle sampah anorganik plastik, minyak dan oli bekas menjadi BBM seperti solar, kerosine (minyak tanah) dan bahkan menjadi plastik lagi. Bisnis recycle sampah anorganik logam spt besi dan kaleng2 logam bekas utk diolah menjadi besi dan logam kembali
  2. Bisnis recycle sampah organic yg cepat busuk spt makanan bekas, minuman bekas, yg menghasilkan bau yg dapat diolah menghasilkan gas utk bahan bakar atau ditimbun untuk menjadi pupuk organik.
  3. Bisnis recycle semua jenis sampah (organik dan anorganik) menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah dengan membakar sampah pada suhu sangat tinggi sehingga melepas energi yg sedemikian besar untuk menghasilkan energi yg dapat didaur ulang (wow). Tapi butuh investasi teknologi yg tinggi.
  4. Bisnis konstruksi Tempat Penimbunan Akhir Sampah yang luas, sangat efisien, ramah lingkungan dan terintegrasi dengan teknologi pendaurulangan sampah menjadi pupuk, energi terbarukan, dan BBM dari sampah.
  5. Bisnis distribusi/pengangkutan sampah dari kotak2 sampah di perkotaan atau daerah2 penimbunan sementara sampah ke TPA sampah yg efisien dan terintegrasi dgn teknologi pengolahan sampah yg baik dan ramah lingkungan.
  6. Bisnis penyediaan kotak sampah sesuai kategori organik (cepat busuk/basah) dan anorganik (lama busuk/kering) serta penyediaan kantung2 sampah dari plastik yg kuat dan tahan lama serta ramah lingkungan yg sangat langka di perkotaan besar dan daerah2 wisata.
  7. Bisnis mobil dan kenderaan yang ramah lingkungan seperti Hybrid Car yg menggunakan setengah tenaga listrik dan setengah tenaga BBM. Atau murni mobil atau kenderaan listrik listrik spt motor listrik dan kereta api listrik yg murni menggunakan energi listrik sebagai sumber geraknya. Serta bisnis Stasiun Pengisian Bahan bakar Listrik (SPBL) nya sendiri.
  8. Bisnis penyediaan suplai listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga (Gelombang) Angin yang diambil dari baling2 di daerah yang kaya dengan angin untuk menggerakkan baling2 tersebut yg memutar turbin utk menghasilkan energi terbarukan.
  9. Bisnis penyediaan suplai listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Air. Yang didapat dari peletakan baling2 di daerah dasar perairan spt selat, perairan yg sempit, daerah sungai yg deras airnya, dan air terjun yg terjaga muara sungainya dari penebangan liar sehingga gelombang air dapat memutar baling2 tersebut yg terhubung ke motor yg menghasilkan energi terbarukan.
  10. Bisnis konstruksi rumah dan gedung yang ramah lingkungan dan hemat energi. Dengan menyediakan ruang2 yg terbuka atau tambahan instrumen alamiah (spt rumput di atap) untuk menjaga kehangatan ruangan yg mencegah pemanfaatan tenaga pendingin berlebih serta memiliki penerangan alamiah yg cukup dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya/Matahari (PLTS). Air panas utk minum dan mandi juga berasal dari PLTS tersebut sehingga dapat menghemat energi dengan sangat signifikan. 
  11. Bisnis penyediaan instrumen dan alat Pembangkit Listrik Tenaga Surya beserta cell battery serta gudang penyimpan baterainya yg terhubung ke sirkuit listrik rumah baik fasilitas keluarga, fasilitas makan/minum, dan fasilitas mandi. 
  12. Bisnis pariwisata Indonesia. Dengan mempercantik taman2 di perkotaan, menjaga tingkat polusi perkotaan, memperindah jalan2 ke daerah terpencil, memperkaya kota dan desa dengan pepohonan dan tanaman khas Indonesia, menjaga kebersihan dan kesehatan air sungai, danau, dan pantai, serta menyediakan fasilitas tour guide yg mengenal dan melestarikan kekayaan alam alami daerah untuk menarik wisatawan lokal dan luar negeri untuk berwisata di Indonesia tercinta ini.







Sources:


  • http://www.neraca.co.id/2012/08/28/jalankan-bisnis-dengan-praktik-ramah-lingkungan/
  • http://forum.kompas.com/ekonomi-umum/12841-bisnis-yg-menjanjikan-dari-sektor-penyelamatan-lingkungan.html



Diposting oleh Agung Laksono Hartadi di 11/16/2012 09:13:00 AM
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Sponsored

  • banners
  • banners
  • banners
  • banners

Blog Archive

  • ▼  2012 (4)
    • ▼  November (1)
      • Environmentally Friendly Business Processes
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (2)

Followers

Mengenai Saya

Foto saya
Agung Laksono Hartadi
do the best for my self
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ▼  2012 (4)
    • ▼  November (1)
      • Environmentally Friendly Business Processes
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (2)
Diberdayakan oleh Blogger.
 

© 2010 My Web Blog
designed by DT Website Templates | Bloggerized by Agus Ramadhani | Zoomtemplate.com